ziddu

Sabtu, 01 Maret 2008

Semuanya Milik Tuhan

Seorang pria yang adalah jemaat bertemu seorang pendeta yang adalah gembala sidangnya di jalan. Bapak pendeta yang baik ini pun berinisiatif untuk mengajak jemaatnya ini makan malam. Setelah makan malam selesai, Pak pendeta pun dengan gembira membayar tagihannya.

Sebelum mereka berpisah, terjadi percakapan singkat diantara mereka.

Jemaat: "Pak Pendeta, saya tidak akan berterima kasih untuk makanan yang sudah Bapak belikan."

Pak Pendeta: "Lho, memang kenapa?"

Jemaat: "Karena semua yang Bapak Pendeta punya sebenarnya adalah milik-Nya Tuhan!"

Pak pendeta pun hanya senyum kecil tanpa meresponi perkataan jemaat tersebut. Mereka bersalaman dan berpisah. Suatu waktu mereka bertemu lagi di jalan. Terdorong rasa lapar, jemaat ini berinisiatif untuk mengajak Pak Pendetanya ke restoran yang sama untuk makan malam.

Jemaat: "Bapak Pendeta, saya lapar nih, kita ke restoran yang kemaren kita kunjungi lagi yuk?"

Pak Pendeta pun berpikir sebentar. Lalu dengan senyum ramahnya dia pun menjawab.

Pak Pendeta: "Maaf ya Bapak, karena uang dan segala yang saya miliki adalah milik Tuhan, jadi saya akan tanya Tuhan dulu apakah boleh saya makan di restoran itu lagi bersama Bapak."

Orang Pelit Masuk Neraka

Dua anak Sekolah Minggu sedang bercakap-cakap.

Samuel : "Coba terka, orang seperti apa yang paling banyak masuk neraka, apakah pencuri, pembunuh atau orang pelit?"

Natanael: "Tentu saja pencuri dan pembunuh! Karena yang satu mengambil harta orang sedangkan yang lain mengambil nyawa orang."

Samuel : "Kata papa-ku orang pelit yang paling banyak masuk neraka!"

Natanael: "Ach, masa iya ... ??? Apa dosanya, khan itu hartanya sendiri, suka-suka ku donk!"

Samuel : "Nah, itulah...! Saking pelitnya maka ketika Tuhan Yesus mau minta dosanya untuk dibuang ke tubir laut yang paling dalam,dia nggak ngasih!"

Doa dengan Bahasa Gaul di Malam Tahun Baru

31 dec 2006 malam tahun baru co gaul sedang berdoa

Co gaul : "Tuhan hujannya berenti sebentar dong, kan tahun baru gue pingin jalan ama cewek gue puter2 kota. entar klo udah sampe rumah hujan lg juga ga papa. kan sekali setahun gitu loh, masa harus hujan2. please tuhan berentiin hujan gitu loh!!!!"

Tuhan menjawab : "SO WHAT GITU LOH...!!!!"

Persembahan dari Seorang Pemurah

Seorang remaja duduk di gereja untuk mengikuti misa.

Pada saat kotak persembahan diedarkan, ia dengan segera membuka dompetnya dan memasukkan seribu rupiah ke dalam kotak persembahan itu.

Tiba-tiba, seorang bapak yang duduk dibelakangnya menepuk pundaknya dan memberikan uang 100 ribu kepada remaja itu. Remaja itu tersenyum, memasukkan uang 100 ribu itu ke dalam kotak persembahan, dan menatap sekilas dengan rasa kagum pada bapak yang sangat pemurah itu.

Tak lama kemudian Bapak dibelakangnya kembali menepuk pundaknya dan dia mendengar bisikan dari arah belakang,

"Nak, uang 100 ribu itu tadi jatuh dari dompetmu."

Orang yang Baru

Seorang pria baru saja percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamatnya. Tapi, semangatnya untuk bersaksi ngga kalah besar sama yang udah puluhan tahun percaya Yesus.

Selesai dibaptis, ia pergi ke desa pamannya di pedalaman untuk bersaksi pada orang yang ditemuinya di jalan. Begitu turun dari bis, ia ketemu orang yang ngga ia kenal. Spontan, ia bertanya, "Mas, kenal Yesus, ngga?"

Spontan orang itu geleng-geleng kepala, jawabnya, "Belum, sori aku orang baru di sini. Coba tanya Ibu yang jualan di warung itu!"

Tidak Mau Pamer Mobil Baru di Gereja

Minggu pertama setelah suamiku membeli mobil baru, kami parkir di barisan paling belakang karena tidak ingin dikira pamer.

Saat ngobrol dengan teman-temannya setelah ibadah, suamiku tidak sengaja menekan tombol alarm untuk mobilnya. Tiba-tiba, alarm mobil pun menyala dan lampunya berkedip-kedip.

Melihat suamiku gugup mencoba mematikan alarm itu, temannya menyindir, "Kok, tadi gak diumumin di warta gereja sekalian?"

Romo dan Pembantu Pastoran Baru

Seorang romo baru saja ditempatkan di sebuah rumah pastoran baru. Dan untuk pertama kali dia bertemu dengan seorang pembantu pastoran bernama Inem.

"Romo ..., Romo ..., kamar Romo masih banyak sarang laba-labanya, sebenarnya saya ingin membersihkan tapi saya sungkan dengan Romo," tegas Bibi Inem.

"Inem ..., rumah ini adalah rumah buat kita semua, tempat ini tidak ada yang perlu disungkankan, semua ini adalah milik kita bersama!" kata Romo dengan ramah.

Tak lama kemudian, di ruang tamu ada acara perkenalan bersama para pendeta dan penatua dari gereja tetangga. Kelihatannya Romo dan para tamunya akrab sekali. Tiba-tiba Bibi Inem yang membersihkan kamar Romo berlari ke ruang tamu.

"Romo ..., Romo ..., tolong ... di ruang tamu di bawah tempat tidur kita ada tikusnya, saya takut sekali ...."

Terlihat sang Romo kaget dengan kata-kata Bibi Inem yang polos. Ia teringat akan kata-katanya tadi yang disampaikannya ke Bibi Inem. Ia hanya bingung, sementara para pendeta dan tamu lainnya hanya saling berpandangan dan tersenyum-senyum saja.

Bintang Timur dan 3 Orang Majus

Seorang ibu datang membawa anak gadisnya ke dokter. Ibunya menyatakan anaknya makin gemuk dan sering mual kalau pagi.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan dia menduga anak gadis tersebut hamil 4 bulan.

”Mana mungkin!” sahut si Ibu, ”Dia masih 16 tahun dan belum pernah ditinggal berdua saja sama cowok, ya kan sayang?”, tanya sang ibu ke anaknya.

”Ya mama, cium cowok aja belum pernah”, kata sang anak.

Dokter berpikir sejenak, kemudian menuju jendela ruangan dan menatap keluar cukup lama.

Sang ibu bingung, ”Gimana dok, ada yang salah?”.

Dokter menjawab ”Oh gak, gak, cuma terakhir kali ada kejadian begini, ada Bintang di sebelah Timur dan 3 Orang Majus lagi berjalan di bukit, siapa tau aja ada.”

Pengacara Mau Masuk Surga

Konon katanya profesi pengacara banyak boongnya (konon lho), jadi susah masuk surga. Jadi pas ada 3 orang masuk pintu surga; seorang guru, seorang pemungut sampah, dan seorang pengacara, Rasul Petrus menguji masing-masing dengan pertanyaan terakhir untuk bisa masuk.

Ke guru dia bertanya ”Sebutkan nama kapal yg tenggelam gara-gara nabrak gunung es!. ”Titanic” jawab sang guru. Jawaban dianggap benar, Petrus mengijinkannya masuk.

Ke pemungut sampah dia bilang ”Sebutkan berapa orang yang meninggal” Petrus berfikir, kasih pertanyaan agak sulit aja, soalnya nih orang bau, ntar surga gak harum lagi dong.

”1500 orang”. Wah bener, terpaksa deh Petrus ngijinin dia masuk.

Ke pengacara dia kasih pertanyaan sulit, karena Petrus gak yakin nih orang layak masuk surga ”Ya udah, kamu sebutin deh nama-nama orang yang mati itu!”

"???"

Pencuri Mau Masuk Surga

Suatu hari Si Petrus kebagian tugas jaga pintu Surga. Dipesan oleh Boss, “Pokoknya jangan biarkan seorang berdosa pun yang masuk ke kerajaan ini!”

“Siap, Boss!”, kata Petrus.

Baru beberapa menit berdiri di pos, ada seorang pencuri datang. Pencuri tempatnya di neraka kan? Maka si Perus menghalangi, nggak ijinkan tuh pencuri masuk ke surga. Si Pencuri ngotot, maksa terus mau masuk.

“Gua udah bertobat, udah hidup baek-baek sebelum mati!” kata si Pencuri.

Petrus nggak percaya, “Bohong, coba buktikan, emang elo udah baptis?”

Si Pencuri jawab, “Udah, gua udah dibaptis kok, pake nama 3 orang lagi, kalo nggak salah… Bapa, Anak, sama Roh Kudus, ya kan?!!!”

Petrus masih tidak percaya, “Coba, kalo emang elo udah bertobat, siapa nama anak Boss gua?”

Pencurinya nggak tahu, “Wah… nggak tau tuh, gua waktu baptis nggak dibilang siapa nama anakNya.”

“Yee… anak Boss gua aja nggak kenal, gimana bisa ngaku udah baptis, sono lu, pergi sono…. nggak pergi gua sambit nih!”

Boss mendengar ribut ribut di luar, disuruhnya malaikat memanggil Petrus.

Petrus datang menghadap, “Pet, ada apa di luar, kok ribut-ribut?”

Petrus menunduk, “Ampun Boss, ada pencuri yang ngotot mau masuk ke sini, tapi saya nggak ijinkan.”

Si Boss terhentak, “Apa? Pencuri? Petrus… cepat balik ke pos kamu sekarang… cepat…!!!”

Suara Boss menggelegar, Si Petrus takut juga, “Iya Bos… iya…”

Dengan terburu-buru Petrus keluar, kembali ke posnya.

Tapi belum sampai 1 menit, Petrus sudah balik lagi menghadap Boss.

“Ada apa, Pet? Masih ngotot dia?” tanya Boss.

Petrus menjawab dengan hati-hati, “Ampun Boss, ampun… anu… itu… gerbang depan hilang dicuri!”

“Terlambat…” gumam Boss.

ziddu web hosting